-->

Notification

×
Kunjungi Pengiklan

SPMB 6 SMA Negeri Taruna Jawa Timur Tahun Ajaran 2026 Masuki Seleksi Tahap II. Kadisdik Aries : Semua Proses Dilakukan Secara Objektif, Transparan dan Akuntabel.

Minggu, 28 Desember 2025 | Minggu, Desember 28, 2025 WIB Last Updated 2025-12-29T02:35:56Z



SURABAYA, 29 DESEMBER 2025

Surabayasatu.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan setempat resmi mengumumkan hasil Seleksi Tahap I Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 6 SMA Negeri Taruna Jawa Timur Tahun Ajaran 2026.


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan bahwa seluruh proses SPMB SMA Negeri Taruna dilaksanakan secara objektif, transparan dan akuntabel.


"Ini semua untuk menjaring calon peserta didik terbaik dari seluruh daerah di Indonesia," ujarnya di Surabaya, Senin, 29 Desember 2025. 


SMA Negeri Taruna Jawa Timur, kata dia, dirancang sebagai wadah pembinaan generasi muda yang unggul secara akademik, kuat secara karakter, serta siap menjadi pemimpin masa depan.


"Karena itulah seleksi dilakukan secara ketat dan profesional,” ucap Aries.


Diinformasikan, pada Seleksi Tahap I meliputi verifikasi berkas dan kelengkapan administrasi calon peserta didik.


Peserta yang dinyatakan lolos Seleksi Tahap I selanjutnya akan mengikuti Seleksi Tahap II yang dilaksanakan secara bertahap pada 2-11 Januari 2026. 

Sedangkan, pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan pada 19 Januari 2026.


Pada proses Seleksi Tahap II dirancang secara komprehensif untuk menilai kesiapan akademik, fisik, mental, dan karakter calon Taruna.


Tahapan-tahapannya yakni tes kesehatan jiwa dan kesehatan umum, tes psikologi, tes kompetensi akademik, tes kesamaptaan jasmani, wawancara siswa dan orang tua serta penentuan akhir (Pantukhir).

 

Pelaksanaan seleksi melibatkan tim profesional, termasuk tenaga medis dari rumah sakit rujukan, psikolog, unsur TNI/Polri sesuai karakter sekolah Taruna, guru, serta panitia dari Dinas Pendidikan Jatim.


Sementara itu, pada SPMB Tahun Ajaran 2026 antusiasme masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan.


Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jatim, total pendaftar mencapai 5.402 calon peserta didik, berasal dari puluhan provinsi di Indonesia, padahal kuota yang tersedia berjumlah 1.352 siswa.


Rincian pendaftar dan kuota pada masing-masing SMA Negeri Taruna, yakni SMAN Taruna Nala (Kota Malang) sebanyak 1.629 pendaftar asal 38 provinsi yang memperebutkan 210 kuota.


Kemudian, SMAN 3 Taruna Angkasa (Kota Madiun) sebanyak 1.290 pendaftar berasal dari 32 provinsi untuk 270 kuota.


Berikutnya, SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Kabupaten Banyuwangi) sebanyak 652 pendaftar dari 35 provinsi yang memperebutkan 250 kuota.


Ada juga SMAN 5 Taruna Brawijaya (Kota Kediri) yang memiliki 270 kuota dengan 1.381 pendaftar asal 28 provinsi.


Selanjutnya, SMAN Taruna Madani (Kabupaten Pasuruan) yang memiliki 136 kuota dengan 195 pendaftar asal 16 provinsi.

Terakhir adalah SMAN 2 Taruna Pamong Praja (Kabupaten Bojonegoro) yang memiliki 216 kuota dengan 255 pendaftar asal 18 provinsi.


Jika dibandingkan tahun 2025, seluruh SMA Negeri Taruna Jawa Timur mencatat kenaikan jumlah pendaftar.


Rincian detail jumlah siswa di antaranya adalah SMAN Taruna Nala meningkat dari 1.034 menjadi 1.629 pendaftar, lalu SMAN 3 Taruna Angkasa meningkat dari 877 menjadi 1.290 pendaftar.


SMAN 5 Taruna Brawijaya meningkat dari 1.304 menjadi 1.381 pendaftar serta SMAN Taruna Madani meningkat dari 142 menjadi 195 pendaftar.


Menurut Kepala Dinas Pendidikan Aries Agung Paewai, peningkatan ini mencerminkan kepercayaan publik semakin kuat terhadap model pendidikan Taruna di Jatim yang menekankan disiplin, kepemimpinan, karakter kebangsaan serta prestasi akademik.


Di sisi lain, terkait informasi teknis lanjutan pelaksanaan Seleksi Tahap II dapat diakses melalui 

kanal resmi masing-masing SMA Negeri Taruna Jawa Timur.***SO

×
Berita Terbaru Update