SURABAYA-Untuk pertama kalinya turnamen sepak bola kelompok umur dalam ajang Soekarno Cup 2026 yang diselenggarakan di Surabaya, 10 - 24 Agustus 2026 menggunakan tiga wasit perempuan berlisensi PSSI.
“Ini pertama kalinya wasit perempuan dilibatkan dalam event sepak bola kelompok umur, dan mereka akan dilibatkan sepanjang event ini digelar,” kata Wakil Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Ono Surono di Surabaya.
Tak hanya wasit, panitia juga melibatkan perempuan sebagai pengawas pertandingan (match commissioner) dalam turnamen yang diikuti 400 pesepak bola U-17 dari 16 provinsi tersebut.
Dalam event ini aebanyak 400 pesepak bola muda yang tergabung dalam tim dari 16 provinsi akan beranding dalam ajang Soekarno Cup 2026. Ajang ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan sebagai wadah unjuk kemampuan pesepak bola muda di daerah.
Wakil Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Ono Surono, mengatakan kompetisi tersebut juga menjadi jalur pembinaan menuju sepak bola profesional. Menurutnya, selama ini pesepakbola muda kurang mendapat tempat mengasah kemampuannya dalam berkompetisi.
Dari dua tahun berjalan, Ono menyebut, event ini sudah melahirkan banyak pesepakbola yang bermain di klub profesional. Bahkan, saat ini sudah ada sejumlah tim yang lahir dari event ini di kompetisi nasional seperti Banteng Muda Jatim di Liga 4 Jatim, Putra Sang Fajar di Liga 3, dan De Red FC yang berajang di Liga 2.
"Jadi kita akan uji ke depan kualitas pemain dari Soekarno Cup ini seperti apa. Tapi saya yakin, tidak akan kalah dengan kompetisi yang dilaksanakan oleh PSSI maupun lainnya," kata Ono.
Oleh karena itu, ia menyebut, pada ajang ini tidak ada satupun peserta yang merupakan pemain yang bermain di liga profesional baik dari EPA, Liga 1 dan Liga 2. Pemain-pemain yang didaftarkan masing-masing provinsi juga akan diverifikasi melalui sistem yang diliki oleh PSSI.
Melalui ajang ini, diharapkan akan lahir semakin banyak pesepakbola profesional dari daerah yang dapat bermain tidak hanya di kancah nasional tapi juga internasional.
Sementara itu, Deni Wicaksono selaku Pengarah Panitia Soekarno Cup 2026 mengatakan, pada event ini ada 16 provinsi yang terbagi ke dalam empat grup. Empat grup tersebut akan tersebar bertanding di Surabaya maupun Bangkalan.
"Harapan dari event ini lahir bibit-bibit unggul ke depan bisa masuk di klub-klub profesional, baik Liga 1, Liga 2, atau yang lain, atau bisa juga nanti semoga ada anak-anak didik kita semua ini bisa masuk menjadi Timnas ataupun bisa kemudian direkrut oleh tim-tim profesional di luar negeri. Ini harapan kami bahwa komitmen terhadap bola, terhadap bakat anak muda akan terus dijaga," kata Deni.
Untuk memastikan kualitas pertandingan berjalan baik, pihaknya juga melibatkan perangkat pertandingan yang berlisensi PSSI. Sehingga, pertandingan berjalan baik dan benar-benar bisa melahirkan atlet berprestasi.***





