-->

Notification

×
Kunjungi Pengiklan

Dinas Perkebunan Jatim Boyong Produk Perkebunan di Misi Dagang dan Investasi di Kalbar.

Selasa, 11 Agustus 2026 | Selasa, Agustus 11, 2026 WIB Last Updated 2026-08-24T05:20:21Z



PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi menutup rangkaian kegiatan Misi Dagang dan Investasi 2026 di Pontianak dengan total nilai transaksi mencapai Rp2,529 triliun.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa capaian tersebut terdiri atas transaksi penjualan Jatim senilai Rp1.480 triliun, pembelian Kalbar sebesar Rp163.829 miliar, serta komitmen investasi sebesar Rp885 miliar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan sekaligus Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Dr. Ir. Heru Suseno, MT.

Fokus investasi dari investor Jatim khususnya di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak untuk pengembangan sektor manufaktur pertanian dan perkebunan:

  1. Industri Pupuk Makro Primer: PT Saraswanti Anugerah Indonesia (Rp500 Miliar)

  2. Industri Pupuk Amelioran: PT Anugerah Dolomit Indonesia (Rp85 Miliar)

  3. Perkebunan Sawit: Saraswanti Agro Estate (Rp300 Miliar)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyatakan apresiasinya terhadap kemitraan ini. Kerja sama antardinas dan pelaku usaha ini diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kedua wilayah.

Pilihan 3: Format Ringkas (Media Sosial / Cuplikan Fitur)

💥 TEMBUS RP2,5 TRILIUN! MISI DAGANG JATIM - KALBAR BORONG INVESTASI PUPUK DAN SAWIT

Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur – Kalimantan Barat 2026 di Pontianak sukses besar! Dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan dihadiri Kepala Disperta & Plt. Kadisbun Jatim Dr.Ir. Heru Suseno, MT, acara ini berhasil membukukan transaksi fantastis senilai Rp2,529 Triliun .

📌 Rincian Transaksi Utama:

  • Jual-Beli Perdagangan: Rp1,64 Triliun (Komoditas Pangan, Kopi, Perikanan, Pupuk, dll.)

  • Komitmen Investasi: Rp885 Miliar

Tiga perusahaan Jatim fokus berinvestasi di Kabupaten Mempawah dan Landak untuk pengembangan pabrik pupuk (PT Saraswanti Anugerah Indonesia & PT Anugerah Dolomit Indonesia) serta perkebunan kelapa sawit (Saraswanti Agro Estate).

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyambut hangat kerja sama ini sebagai langkah nyata transfer teknologi dan penguatan jaringan industri antardua provinsi!***


×
Berita Terbaru Update