-->

Notification

×
Kunjungi Pengiklan

Lantik Pengurus Kwarda Jatim 2025-2030, Buwas Tantang Pramuka Cetak Petani Milenial dan Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 11 Februari 2026 | Rabu, Februari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-12T01:18:32Z


SURABAYA, 11 FEBRUARI 2026

Surabayasatu,net – Semangat baru gagal Gerakan Pramuka Jawa Timur. Bertempat di Gedung Negara Grahadi pada Rabu (11/2), Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso , secara resmi melantik jajaran Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda), serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarda Jatim masa bakti 2025-2030.

Dalam momentum sakral tersebut, pria yang akrab disapa Buwas ini memberikan instruksi khusus: Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Apresiasi untuk Jawa Timur: Barometer Kaderisasi

Buwas memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Jawa Timur dalam membina generasi muda. Menurutnya, Jawa Timur selama ini telah menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan kepramukaan mampu melahirkan kader yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

“Yang sudah berjalan baik agar terus dilanjutkan. Pramuka Jawa Timur sudah membuktikan pelatihan yang kuat terhadap peserta didik,” tegas Budi Waseso.

Misi Besar: Pangan Sebagai Harga Diri Bangsa

Sorotan utama dalam pelantikan ini adalah peran strategis Pramuka dalam mendukung program pemerintah, khususnya terkait ketahanan pangan yang menjadi atensi Presiden RI. Buwas menekankan bahwa kemandirian pada impor pangan harus dikikis melalui regenerasi petani.

  • Pramuka Produktif: Menggerakkan program penanaman strategi komoditas (kedelai, jagung, dll) sesuai potensi lokal.

  • Petani Milenial: Mengubah stigma bahwa pertanian tidak menjanjikan dengan memperkenalkan teknologi dan manajemen modern.

  • Kemandirian: Mendorong petani untuk mandiri dalam pembibitan tanpa terus-menerus bergantung pada bantuan pemerintah.

Pangan adalah soal harga diri bangsa. Jika kita kuat di sektor ini, kita tidak akan bergantung pada negara lain, tambahnya dengan nada tegas.


Arum Sabil: Melanjutkan Produktif Estafet Pramuka

Ketua Kwarda Jatim terpilih, Arum Sabil , menyatakan kesiapannya menjalankan amanah tersebut. Ia berkomitmen melanjutkan visi "Pramuka Produktif" yang mencakup sektor pangan dan energi baru—sebuah arah kebijakan yang sebelumnya telah dirintis bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Strategi Kwarda Jatim 2025-2030 : | Sektor | Fokus Utama | | :--- | :--- | | Sinergi Akademis | Melibatkan pelajar SMK Pertanian dan pakar hama/tanah sebagai pendamping petani. | | Integrasi Lahan | Optimalisasi pemanfaatan lahan milik anggota maupun masyarakat. | | Inovasi Teknologi | Penerapan teknologi pertanian untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil panen. |

“Bagi yang memiliki lahan, kita integrasikan langsung. Bagi yang tidak, mereka tetap berkontribusi sebagai pendamping dan edukator teknis di lapangan,” pungkas Arum Sabil.***SO

×
Berita Terbaru Update