-->

Notification

×
Kunjungi Pengiklan

Menteri PU Turun Tangan, Sinyal Hijau Penuntasan Banjir Kali Lamong Dimulai

Selasa, 10 Februari 2026 | Selasa, Februari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-02-10T09:38:52Z


SURABAYA, 10 FEBRUARI 2026


Surabayasatu.net - Kementerian Pekerjaan Umum turun ke lapangan ikut menangani problem Kali Lamong di Jawa Timur yang menjadi penyebab banjir di sejumlah daerah di Jawa Timur, khususnya di Gresik, Lamongan dan Surabaya.

“Nanti Kementerian akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim untuk menuntaskan Kali Lamong, langkah teknis akan dibicarakan di tingkat provinsi,” kata Menteri PU Dody Hanggodo di Surabaya, Selasa (10/2). 

Penanganan ini, menurut Dody, dengan harapan warga di perbatasan Gresik, Lamongan, dan Surabaya untuk terbebas dari “langganan” banjir Kali Lamong yang tiap tahun terjadi di wilayah tersebut.

Ditemui saat melakukan kunjungan kerja di Surabaya pada Selasa (10/2), Menteri Dody menegaskan bahwa Kementerian PU akan mengambil peran aktif dalam normalisasi dan penanganan teknis Kali Lamong yang selama ini menjadi momok bagi warga Jawa Timur.

“Nanti Kementerian akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim untuk menuntaskan Kali Lamong.Langkah teknis akan segera dibicarakan di tingkat provinsi,” ujar Dody Hanggodo kepada awak media.

Langkah ini dinilai krusial mengingat penanganan Kali Lamong memerlukan sinkronisasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota terdampak. 

Selama ini, luapan Kali Lamong tercatat kerap melumpuhkan aktivitas perekonomian di wilayah penyangga Surabaya, terutama saat curah hujan tinggi di wilayah hulu.

Dody menambahkan, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan fokus pada penyelesaian hambatan teknis di lapangan, termasuk urusan pengiriman lahan yang selama ini menjadi tantangan utama, agar proses konstruksi tanggul maupun pengerukan bisa berjalan beriringan.

“Komitmen penuntasan Kali Lamong diharapkan tidak lagi sekedar wacana, melainkan langkah nyata menuju integrasi infrastruktur pengendalian banjir yang menyeluruh di Jawa Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono mengatakan Pemprov Jatim tetap komitmen untuk menuntaskan persoalan Kali Lamong. Pihaknya sudah sering berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS).

“Kementerian PU jemput bola untuk mendata persoalan di Jawa Timur, salah satu Kali Lamong yang menjadi langganan banjir, kami bicarakan rinci untuk penanganan selanjutnya,” katanya.***SO



×
Berita Terbaru Update