-->

Notification

×
Kunjungi Pengiklan

Gus Halim Beri "Warning" Keras ke Anggota DPR, Hati-Hati, Pemain Cadangan Terus Pemanasan

Jumat, 13 Maret 2026 | Jumat, Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T13:53:29Z


 


​SURABAYA, 13 MARET 2026 – Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar (Gus Halim), memberikan sinyal waspada bagi para anggota legislatif petahana (incumbent). Dalam acara puncak Safari Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an di kantor DPW PKB Jatim, ia mengibaratkan dinamika politik bak pertandingan sepak bola yang sengit.


​Filosofi "Kursi Berkaki Tiga"

​Di hadapan para kader, Gus Halim mengungkapkan bahwa keberhasilan meraih kursi di DPR bukanlah kerja sendirian.


 Ia memberikan apresiasi khusus kepada para caleg potensial yang meski belum lolos, namun berkontribusi besar mendulang suara pada Pileg 2024.


​"Kita menyadari penuh bahwa kursi yang diduduki anggota DPR itu hampir tidak ada yang kakinya empat. Artinya ada yang kakinya cuma tiga, berarti satu kakinya disokong 'urunan' suara dari caleg-caleg di bawahnya," ujar Gus Halim berseloroh namun penuh makna.


​Sebagai bentuk apresiasi dan afirmasi, partai memberikan reward kepada para caleg potensial tersebut. Hal ini dilakukan untuk menjaga soliditas tim dan menghargai keringat para pejuang suara di akar rumput.


​Sentilan untuk Petahana: Jangan Lengah!


​Gus Halim juga memberikan peringatan terbuka kepada para pemilik kursi di parlemen agar tidak terlena. Menurutnya, konsolidasi yang dilakukan saat ini bertujuan agar para caleg semakin masif bekerja dan tidak meninggalkan konstituennya.

​"Saya selalu katakan, hati-hati. Pemain cadangan itu tidak pernah berhenti pemanasan di pinggir lapangan. Mereka lari ke sana-kemari," tegasnya.


 Ia menambahkan, jika anggota DPR aktif tidak melakukan perawatan terhadap konstituen, bukan tidak mungkin mereka akan "digulingkan" oleh energi baru dari caleg-caleg potensial di bawahnya.


​Wacana Gubernur Dipilih DPRD: Solusi Tekan High Cost?


​Selain urusan internal partai, Gus Halim juga merespons isu hangat mengenai wacana pemilihan Gubernur melalui DPRD. Ia menyebut peluang tersebut masih sangat terbuka lebar sebagai bagian dari mitigasi masalah hukum yang kerap menjerat kepala daerah.


​Masalah Biaya Politik: Pilkada langsung dianggap membutuhkan cost yang sangat tinggi.


​Risiko Hukum: Tingginya kasus kepala daerah yang berurusan dengan KPK menjadi alarm untuk mengevaluasi sistem.


​Fokus Kinerja: Ada kekhawatiran kepala daerah di periode pertama hanya fokus pada pencitraan demi periode kedua, bukan memikirkan rakyat.


​"Kalau dipilih DPRD dengan modifikasi yang signifikan—misalnya kandidat wajib turun ke lapangan dan kinerjanya dilaporkan sebagai syarat kelayakan—menurut saya itu tidak mengurangi nilai demokrasi," jelasnya.


​Ramadan Berbagi dan Pemberdayaan UMKM


​Menutup rangkaian Safari Ramadan se-Jawa Timur, DPW PKB Jatim juga melakukan aksi nyata dengan membagikan 26.000 paket sembako kepada kader. Uniknya, seluruh konsumsi dan bingkisan dalam acara tersebut melibatkan UMKM lokal di sekitar kantor DPW.


​Acara diakhiri dengan khidmat melalui peringatan Nuzulul Qur’an sebagai bentuk rasa syukur atas petunjuk hidup yang diturunkan melalui Nabi Muhammad SAW.***SO


×
Berita Terbaru Update