SURABAYA 17 AGUSTUS 2026 - Upacara peringatan dirgahayu kemerdekaan RI ke-81 di Gedung Negara lain daripada yang lain. Tidak hanya melihat prosesi upacara tapi undangan juga mendapat sajian khusus dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, berupa produk olahan sayur dan buahan buahan dari hasil karya Siswa SMA Negeri di Jawa Timur.
Produk yang terdiri dari sayur sayuran, buah buahan disajikan dalam keranjang terbuat dari bambu berisi terong, jagung, lombok, worterl, tomat. Untuk upacara pagi disiapkan 100 paket sedangkan sore disiapkan 1.000 paket.
Untuk yang ada di meja di dalam Gedung Negara Grahadi, juga disajikan makanan ringan berupa keripik kulit patin,crackers. “Ada enam jenis makan yang disajikan untuk tamu di dalam Gedung Negara Grahadi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai di Surabaya, Senin (17/8).
Produk yang disiapkan tersebut berasal dari seluruh SMA Negeri di Jawa Timur melalui Program SIKAP Jatim (Sekolah Inovatif / Inovasi Ketahanan Pangan). “Sekolah sekolah ini menghasilkan produk berkualitas dan layak untuk disajikan saat upacara di Grahadi,” katanya.
Dan hasil SIKAP diletakan di 15 titik meja dan akan diisi kembali sudah habis. Bahkan, agar dalam proses penyerahan produk ini dilakukan secara simbolis oleh penari dan siswa Sekolah Rakyat (SR).
Pihak Dinas Pendidikan Jatim sudah melakukan koordinasi dengan Disbudpar dan Protokol Pemprov Jatim.
Dikatakan, masuknya produk SMK berupa sayur sayuran sebagai bagian dari upaya Jawa Timur untuk meningkatkan ketahanan pangan. “Ini sejalan dengan program Gubernur yang gencar pada program ketahanan pangan,” ungkapnya.
Dinas Pendidikan Jatim menjadikan agenda tahunan sekaligus memberikan apresiasi bagi siswa siswa yang sukses menghasilkan produk berkualitas untuk bisa dinikmati masyarakat jatim lainnya.
Program SIKAP Jatim adalah inisiatif dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mengubah lahan kosong di sekolah menjadi pusat ketahanan pangan yang produktif dan edukatif.***
.jpeg)




